![]() |
Hidup bersosial merupakan hal dasar yang diperlukan manusia. Di era digital ini kita bisa mendapatkan sumber informasi dari manapun guna memenuhi kebutuhan. Kebutuhan bersosialisasi, bekerja, atau sekedar mencari informasi yang mana kegiatan tersebut kita dapat baik itu melalui virtual berupa media sosial maupun berjumpa secara langsung.
Nah, tapi
pernah gak sih kalian merasa gelisah ketika tidak dapat bergabung dengan circle
kalian, karena kalau tidak ikut kalian akan merasa ketinggalan informasi? Atau
merasa tidak nyaman Ketika tidak mendapatkan informasi terbaru? Merasa cemas
apabila tertinggal moment-moment berharga? Atau kalian terobsesi akan hal-hal
tertentu, seperti merasa kehilangan moment?
Fear of
missing out atau biasa
disebut FoMO secara sederhana dapat didefinisikan sebagai ketakutan akan kehilangan
momen. FoMO merupakan suatu perasaan takut, cemas, dan atau khawatir beserta
kegelisahan saat orang lain mungkin memiliki pengalaman berharga ketika dirinya
tidak hadir bersama dengan teman-temannya. Hal ini dapat dilihat
berdasarkan situasi dimana terdapat keinginan untuk terhubung melalui media
sosial secara terus menerus. Perilaku ini merupakan salah satu kecemasan sosial
yang ditandai dengan hasrat pada individu untuk terus menerus memantau kegiatan
orang lain. Kemajuan teknologi menjadikan kita candu terhadap penggunaan media
sosial, sehingga individu cenderung bergantung pada media sosial. Sebenarnya
perilaku ini sudah muncul sebelum media sosial ada seperti saat ini loh!
Sebagai
contoh, perilaku ini juga muncul pada perkumpulan ibu-ibu yang biasa mengadakan
pertemuan dan berbagi informasi diperkumpulan tersebut, atau dalam suatu
lingkar pertemanan dan bisa juga melalui organisasi tertentu. Namun, saat ini
yang jelas terlihat adalah intensitas yang terjadi di kalangan pengguna media
sosial. Ketika individu memakai media sosial secara intensif maka bukan tidak
mungkin jika individu tersebut dapat merasakan FoMO yang mana hal ini dapat
menyebabkan rendahnya hubungan positif dengan orang lain sehingga perilaku yang
ditimbulkan dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis individu tersebut.
FoMO muncul
karena tidak terpenuhinya kebutuhan psikologis akan relatedness, dimana
individu tidak memiliki kedekatan dengan orang lain. Selain itu FoMO muncul
karena tidak terpenuhinya kebutuhan psikologis akan self, yaitu individu
yang merasa kurang nyaman atau tidak dapat memenuhi keinginan dirinya sendiri.
Media sosial juga dapat menyebabkan seseorang mengalami gejala Fear of
Missing Out.
Terlepas
dari penyebab, FoMO menimbulkan dampak antara lain yaitu tidak peduli terhadap
diri sendiri dan sekitar, karena individu tersebut sibuk dengan smartphone,
terganggunya waktu tidur, terganggunya waktu makan, tidak dapat sepenuhnya
menikmati kebersamaan di dunia nyata, dan cenderung merasa kurang dengan apa yang
telah ia miliki.
Ternyata
segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik yaaa… nah bagi pengguna media
sosial, gunakan media sosial secara bijak, seperti memilah informasi yang
bermanfaat, mengatur waktu penggunaan dan bagaimana beraktivitas secara sehat
di kehidupan yang nyata dan tidak terbatas atau terpaku secara virtual.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar